Perjodohan Burung : Manfaat, Prosedur dan Konsekuensinya

  • by

Bicara Perjodohan

Bicara tentang perjodohan memanglah hampir selalu menyenangkan dan selalu membuat penasaran. Namun kali ini bukanlah bicara tentang perjodohan Anda, melainkan hewan peliharaan atau calon hewan ternakan yang berpotensi membuat asap dapur Anda mengepul.

Manfaat Menjodohkan Hewan

Akan tetap Anda jadikan peliharaan atau Anda jual, perjodohan hewan apapun termasuk anjing, kucing atau burung murai batu Anda sekalipun ternyata mempunyai beberapa manfaat, yaitu :

  1. Menambah semarak rumah Anda
  2. Dapat membuat naluri kasih sayang pada sesama makhluk menjadi lebih tajam
  3. Kesehatan jantung Anda bertambah baik
  4. Sel kekebalan tubuh meningkat sebagai pencegah alergi
  5. Semakin terarah untuk melakukan kegiatan positif (olahraga ditemani hewan atau sekedar berjalan-jalan di rute terdekat rumah Anda, dan lainnya)
  6. Akan menjaga Anda tetap produktif jika Anda ternakkan dan jual

Saatnya Jodohkan Hewan Anda

Jika Anda memandang manfaat perjodohan hewan apapun termasuk burung murai batu Anda memang banyak mendatangkan keuntungan lebih-lebih uang, maka ini mungkin saatnya Anda berpikir lebih lanjut untuk menjodohkannya.

Jangan Asal Jodohkan, Perhatikan Hal-hal Berikut

Hal-hal umum namun penting agar anakan yang lahir berkualitas dan bernilai ekonomis tinggi.

  1. Dewasa

Makhluk apapun jika dijodohkan di umur dini, sangat rentan risiko : alat reproduksi yang belum siap rentan cacat fisik dan psikis yang masih labil mudah stres, begitu pula di umur yang terlalu tua, di mana fungsi alat reproduksi sudah tidak terlalu efektif lagi (pula dengan risiko cepat mati).

  1. Temukan pasangannya

Kecuali hewan peliharaan atau hewan ternakan Anda adalah amuba, maka, dia tidak bisa membelah diri untuk berkembang biak.

Segera temukan calon yang sama berkualitasnya seperti hewan peliharaan atau hewan ternakan Anda : umurnya kurang lebih sama seperti hewan peliharaan Anda, rutin diberi suntikan vaksin, disiplin dalam pemberian ransum, kandangnya bersih serta memiliki ventilasi udara dan cahaya yang cukup, dan lainnya.

Jangan lupa dalam memperhitungkan tampilan fisik, karena itu langsung mencerminkan hidupnya terawat (bulu-bulunya rapi, dan lainnya)

Yang paling penting, jenis hewan peliharaannya sama dengan milik Anda, hanya berbeda kelaminnya (tidak perlu diperdebatkan)

  1. Pahami karakteristiknya

Secara umum, dalam hal ini masih berkaitan dengan jenis peliharaan Anda yaitu burung.

Secara spesifik, misalnya burung merpati, pancing hasrat kawinnya dengan memilihkan lawan jenis dengan warna-warna tertentu dan warna tersebut tidak kusam. Jika merpati tersebut jantan, pilih karakteristik jodoh yang “genit”. Sebaliknya jika merpati betina, pilih merpati jantan yang memiliki fisik tegap.

Jika Anda memelihara murai batu, tentu lain lagi karakteristiknya.

  1. Dimandikan sebelum dikawinkan

Mungkin terdengar menggelitik, namun secara umum, hewan peliharaan Anda memang perlu tampilan bersih dan paripurna untuk menambah performa.

  1. Dijemur

Untuk mendapatkan hasil yang optimal, apapun hewan peliharaan Anda, tetap memerlukan pencahayaan yang cukup, dan dilakukan dengan berbagai jangka waktu tertentu, dan intensitas cahaya matahari tertentu juga tergantung jenis burung peliharaan Anda. Sekali lagi, terkait karakteristik.

  1. Diberi makan dan minum

Tentu tak akan ada yang mau bergerak tanpa logistik. Anda ingin penjodohan burung peliharaan Anda selalu agresif, lebih-lebih dalam rangka untuk “mencetak generasi baru” anakan yang berkualitas, Anda dilarang membiarkan ia lemas karena tak cukup makan.

  1. Jangan memaksakan

Hewan, termasuk burung, salah satunya burung murai juga memiliki “perasaan” seperti makhluk hidup lainnya. Apapun yang Anda upayakan, namun hewan tersebut tetap tidak merasa “sreg”, maka perkawinan dan produksi anakan berkualitas tidak akan berhasil.

Tergantung apa hewan peliharaan Anda, detail prosedur dan hasilnya bisa berbeda

Cocokkan dengan Hewan yang Sedang Anda Miliki

Jika penjelasan di atas cukup mudah Anda pahami, Anda hanya tinggal pikirkan cara jodohkan hewan peliharaan yang sedang Anda miliki. Jika kepunyaan Anda adalah burung murai batu, perhatikan karakteristik burung yang memiliki banyak keunikan ini. Anda tidak bisa langsung samakan cara menjodohkan burung murai batu dengan burung-burung lain.

Cara Menjodohkan Burung Murai Batu Anda dengan Cepat

Burung murai batu tergolong hewan yang langka dan salah satu niat Anda adalah ingin lebih “meramaikan dunia” dengan kicauannya yang indah dengan memperbanyak jumlahnya, maka jangan mengulur waktu dan sembarangan berspekulasi.

Berikut cara cepat menjodohkan murai batu, agar cepat juga menghasilkan anakan yang berkualitas

  1. Usia yang paling pas atau dianggap dewasa untuk perjodohan burung murai batu adalah satu tahun

Namun demikian tidak semua burung murai batu yang berumur satu tahun lantas langsung ingin dijodohkan. Anda dapat mempercepat waktu dengan “memancing”nya dengan makanan khusus.

Karena khususnya makanan tersebut, Anda perlu observasi mendalam ke tempat penyedia pakan burung di pasar terdekat: banyaknya porsi, seberapa sering, jika ada tambahan/suplemen lain yang sekiranya diperlukan, dan lainnya. Makin banyak Anda tahu, makin efektif cara cepat menjodohkan murai batu ini.

  1.  Pendekatan dengan media sangkar

Tidak perlu kekhususan warna bulu atau jenis betina yang harus “genit” seperti burung merpati, burung murai batu cukup fleksibel dalam perjodohan.

Anda tinggal pilih yang sama berkualitasnya dengan milik Anda, dekatkan keduanya agar mereka bisa saling mengenal dan beradaptasi, namun dalam sangkar yang berbeda.

Jika dalam waktu tertentu keduanya terlihat tenang, Anda bisa katakan mereka telah berjodoh. Secara spesifiknya, Anda bisa langsung kenali di saat waktu tidur mereka, atau 12 jam setelah tahap pendekatan. Jika jarak mereka makin dekat, Anda tinggal melakukan langkah selanjutnya

Sebaliknya jika terjadi “pertengkaran”, atau malah menjauh, Anda bisa jodohkan masing-masing burung murai batu Anda dengan yang lainnya.

  1. Penyatuan sangkar/kandang

Jika burung murai batu Anda sudah tampak saling “jatuh cinta”, maka Anda dapat lakukan cara pendekatan yang lebih intens, yaitu penempatan mereka di sangkar yang sama, namun buatlah semacam sekat.

Namun demikian, masih terdapat kemungkinan keduanya “berubah pikiran” dengan bertengkar. Anda juga harus intensif mengamati, agar cepat bisa diatasi (sebelum terjadi perlukaan tubuh atau psikis yang stres), dan tidak mengurangi nilai murai batu Anda.

  1. Media keramba

Media ini berlaku jika kedua burung murai sudah menemukan kecocokan untuk kawin saja. Anda hanya tinggal menunggu sambil mengamati hingga dapat menetas telurnya

Perhatikan Ciri Fisik Pertanda “Berjodoh”

Jika Anda sedikit kebingungan mengenali berhasilnya perjodohan ini selain dari jam tertentu, tanda spesifik burung murai batu sudah siap kawin adalah Anda bisa lihat dari fisiknya. Keduanya bisa saling “mencari

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *