Cara Menangkar Burung Murai Batu bagi Para Pemula

Cara Menangkar Burung Murai Batu bagi Para Pemula

Cara Menangkar Burung Murai Batu bagi Para Pemula – Burung Murai Batu adalah salah satu jenis burung kicau yang banyak digemari oleh banyak pencinta burung. Bagi para Kicau Mania pastinya akan memilih menangkar burung Murai ini karena memiliki kicauan yang bagus serta memiliki harga yang fantastis apabila dijual lagi sehingga menangkar burung murai memang menjadi bisnis yang sangat menjanjikan.

Penangkaran buurng murai batu-min

Pada dasarnya Burung Murai Batu ini dibagi dalam 2 jenis yaitu Murai Batu Sumatera dan Murai Batu Kalimantan. Mereka sama-sama memiliki suara kicauan yang sangat bagus sehingga banyak diperlombakan. Banyak perlombaan kicau Burung Murai yang diminati oleh banyak penggemar burung untuk sekedar hobi dan juga untuk menaikkan harga jual Murai.

Dengan menang dalam kontes kicauan, maka harga burung Murai akan otomatis menjadi lebih mahal yang mana juga bisa menjadi investasi Anda di masa depan. Bukan itu saja, ternyata investasi dengan burung juga bisa dilakukan dengan cara menangkar burung Murai Batu yang berasal dari indukan yang akan menghasilkan anakan burung Murai.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan untuk menangkar Burung Murai apalagi bagi Anda yang masih pemula dan ingin menangkar Burung Murai entah untuk hobi saja atau pun untuk keperluan bisnis yang sangan menjanjikan ini. Lalu apa saja hal-hal yang perlu diperhatikan saat ingin menangkar Burung Murai Batu untuk pemula ?

Pemilihan Lokasi Kandang yang Akan digunakan

Sebelum Anda menentukan lokasi kandang yang akan Anda gunakan maka tentukanlah terlebih dahulu tempat yang pas untuk burung Murai. Pastikan lokasi ini tidak dekat dengan hewan-hewan buas atau hewan yang ingin memangsa Burung Murai seperti ular, tikus, biawak, kucing, dan lain sebagainya.

Tentukan lokasi yang tinggi sehingga tidak mudah dijangkau oleh hewan-hewan liar. Pastikan tempat yang digunakan juga terlindungi dari hujan, panas, dan cuaca-cuaca ekstrem yang terjadi agar Murai nyaman.

Baca Juga : https://murairimba.com/cara-menaikan-birahi-murai-batu-di-penangkaran-dengan-cepat/

Pembuatan Kandang yang Pas

Anda juga harus membuat kandang yang sesuai dengan syarat membuat kandang Murai. Hal ini dikarenakan akan berdampak pada kesehatan serta produktivitas Murai Batu. Apabila kandang terlalu kecil maka akan berakibat Murai tidak bisa bergerak bebas.

Jika terlalu besar Murai akan terlalu banyak terbang sehingga energi akan banyak yang hilang. Untuk ukuran kandang yang kecil bisa dibuat sebesar 60x60x60 cm, untuk kandang ukuran sedang sekitar 100x200x200 cm, dan kandang besar sekitar 200x200x300 cm.

Perlengkapan Kandang

Setlah menyiapkan kandang selanjutnya kita harus mempersiapkan berbagai kelengkapan Kandang yaitu Tempat sarang yang bisa digunakan untuk bertelur indukan Murai. Selain itu, Anda juga harus mempersiapkan tempat Tenggeran yang tentunya berguna untuk bertengger burung Murai.

Anda juga harus mempersiapkan Tempat makan dan tempat minum yang bisa Anda letakkan di tempat yang mudah dijangkau oleh burung Murai. Selanjutnya, Lampu juga harus diperhatikan karena berfungsi sebagai penerangan agar burung tidak takut.

Pencucian atau Pembersihan Kandang

Anda harus rajin-rajin membersihkan kandang baik dengan dicuci atau hanya dibersihkan kotorannya saja. Anda harus ekstra membersihkannya karena jika tidak akan membuat kandang kotor dan menjadi sarang penyakit bagi Burung Murai yang akan Anda rawat.

Bersihkanlah tidak hanya kotorannya saja akan tetapi juga semua elemen yang ada. Anda harus membersihkan kandang, tenggeran, wadah makanan dan wadah minum agar tidak menjadi sarang mikroorganisme yang akan mengganggu kesehatan burung Murai.

Pemberian Pakan

Untuk menghasilkan suara yang merdu tentunya Anda juga harus memberikan makanan yang bergizi dan harus diberikan vitamin secara teratur agar tetap sehat. Makanan Murai bisa alami, buatan, atau percampuran antara keduanya. Untuk makanan alami biasanya Murai menyukai berbagai jenis serangga karena pada dasarnya Murai adalah hewan karnivora.

Namun, makanan yang paling disukai Murai adalah Kroto yang juga memiliki gizi yang tinggi untuk kesehatan Murai. Anda juga bisa memberikannya makanan khusus Murai yang tentunya sudah memiliki takaran yang pas untuk gizi si Burung Murai ini.

Pemandian Burung

Seperti manusia, burung juga membutuhkan mandi untuk menjaga kesegaran tubuh serta berguna untuk membersihkan badan agar kotoran-kotoran dan bakteri bisa mati dan kesehatan burung menjadi akan sangat baik.

Anda bisa memandikan burung dengan cara memberikan wadah mandi sekitar 17x10x6 cm yaitu ukuran yang ideal untuk Murai. Lalu, Anda juga bisa memandikan burung Murai dengan cara disemprot dengan air mengalir. Akan tetapi harus hati-hati karena akan merusak bulunya.

Penjemuran Murai Batu

Sinar Matahari pagi memang sangat baik untuk kesehatan manusia, tapi ternyata sinar matahari pagi juga sangat bagus untuk kesehatan burung Murai. Sinar matahari yang belum terlalu menyengat bisa membunuh mikroorganisme yang ada pada burung maupun yang terdapat pada kandang sehingga lebih bersih dan sehat. Sinar matahari pagi juga akan memberikan kehangatan pada burung setelah melewati dinginnya malam sehingga Murai lebih nyaman.

Pemilihan Induk Murai

Untuk memilih indukan, Anda tidak perlu mencari yang menang kontes berkali-kali karena akan dibudidayakan. Anda bisa memilih indukan jantan yang sehat yaitu memiliki gerakan yang lincah, mau makan dan minum dengan lahap, memiliki bulu yang cemerlang khas Murai dan tidak kusam.

Untuk memilih indukan betina maka Anda hanya perlu memilihnya yang sudah berusia 1 tahun. Pilih yang tidak memiliki cacat dan juga sehat seperti yang disampaikan di atas tadi. Untuk memilih bibit indukan yang baik pilih yang sudah jinak agar sampai rumah tidak stres dengan kehadiran Anda sebagai pemilik baru.

Cara Perkembangbiakan secara Poligami

Anda bisa membudidayakan burung murai dengan cara poligami yaitu 1 jantan bisa Anda isi sampai 7 betina dalam satu kandang, namun ada syarat-syarat tertentu yang haru diperhatikan agar perkawinannya bisa berhasil dan bisa menghasilkan anakan yang sehat dan bernilai jual tinggi, Caranya yaitu :

Anda masukan terlebih dahulu burung Murai betina yang umurnya sekitar 1 tahun ke kandang perkawinan 2 ekor sekaligus dan biarkan mereka beradaptasi dengan tempat baru sekitar 2 minggu.
Perhatikan birahi burung betina, yaitu dengan bersiul dan mendekati kandang Murai jantan dan itulah saatnya yang tepat memasukkan burung Jantan ke dalam kandang.
Perawatan Anakan

Setelah Anda berhasil mengawinkan dua indukan burung Murai maka pastinya si indukan tersebut akan bertelur di dalam sarang yang telah Anda buat. Tunggu menetas dan dierami oleh induknya, setelah usia 7 sampai 14 hari, Anda bisa memberinya makan dengan menggunakan voer dan kroto yang diencerkan dan bisa diberikan setiap 1 jam sekali.

Setelah 2 minggu berlalu biasanya burung Murai anakan ini sudah bisa makan kroto sendiri tanpa bantuan dari manusia. Tetap jaga makanannya agar tetap bergizi tinggi, kebersihan kandang, dan juga kebersihan burung agar anakan selalu sehat dan akan bernilai jual tinggi.

www.murairimba.com

Tinggalkan Balasan

Alamat email anda tidak akan dipublikasikan. Required fields are marked *